Arfita Dwi Putri Pramugari Seperti Boneka
4/
5
Oleh
Honda Kediri
Saat ini transportasi udara sudah menjadi pilihan favorit bagi mereka
yang ingin pergi dari satu tempat ke tempat lainnya. Selain lebih cepat
mengantarkan penumpangnya, transportasi udara juga menawarkan berbagai
layanan menarik mulai dari saat calon penumpang tiba bandara, hingga
layanan saat penumpang di udara. Berbicara mengenai layanan transportasi
udara, tentu tidak bisa dipisahkan oleh tugas yang satu ini. Dialah
yang setia melayani ketika penumpang masuk ke kabin hingga meninggalkan
kabin pesawat. Dialah yang juga bertanggung jawab atas keselamatan para
penumpang. Dia juga adalah orang paling pertama dan terakhir di
pesawat. Kita sering mengenalnya dengan sebutan Pramugari atau Flight Attendant.
Memiliki
tubuh yang langsing ditambah paras yang cantik begitu para penumpang
mengenal profesi yang satu ini. Saat penumpang tiba dipesawat,
ia langsung menyambut dengan senyuman dan sapaan hangat. Kemudian
memandu penumpang untuk menuju kursi dan memastikan barang bawaannya
sudah diletakan pada tempatnya. Sebelum pesawat take off, ia tak lupa mengingatkan para penumpang untuk memasang sabuk pengaman dan memberikan panduan singkat keselamatan di udara.
Itulah
pula sebagian dari keseharian yang juga dijalani oleh Arfita Dwi Putri
sebagai pramugari di salah satu maskapai penerbangan di Indonesia. boneka-jepang.blogspot.com berkesempatan berjumpa dengannya dan menanyakan tentang
pengalamannya khusus untuk para pembaca setia JB.
Bagi dara
berusia 22 tahun ini, pramugari adalah profesi kebanggaan. Selain
berkesempatan berkeliling dunia sambil bekerja, profesinya sebagai
pramugari telah membentuk dirinya menjadi wanita yang multi talenta.
Meski demikian, dara manis yang memiliki cita-cita menjadi news anchor
ini mengakui bahwa profesinya saat ini tidaklah semudah yang kita
bayangkan. Berkumpul bersama keluarga merupakan kegiatan yang jarang
sekali ia dapatkan, belum lagi ditambah tantangan di usianya yang masih
muda saat ini, ia harus mandiri dan mampu menjalani profesinya secara
profesional. Tentunya tidak mudah.
Bagaimana Arfita menceritakan perjalanannya sebagai pramugari? Berikut perbincangan khusus dengan boneka-jepang.blogspot.com selengkapnya.
1. Ceritakan Bagaimana kamu bisa menjadi pramugari?
Setelah
lulus SMA di tahun 2010 saya mencoba peruntungan untuk melamar menjadi
pramugari. Nggak pernah kepikiran sebelumnya jadi flight attendant (FA).
Ceritanya bermula dari selebaran iklan di koran dari tetangga, itu pun
sempat ingin dibuang sama orangtua aku. Saat itu, sedang berencana masuk
PTN (perguruan tinggi negeri), kemudian dikasih info adanya lowongan
jadi pramugari. Sempat pesimis dan rasanya tidak mungkin diterima
sebagai pramugari apalagi di maskapai penerbangan nasional. Dengan
persiapan yang sangat kurang karena mendadak, melalui tes 8 tahapan
salah satunya tes Penampilan. Saat itu hampir 1.000 pelamar. Paling
banyak mereka gugur di tahap ini karena tinggi dan berat badan harus
proporsional. “Selama proses recruitment yang lebih dari satu
bulan ini, saya selalu tersenyum semanis-manisnya kepada semua juri,
terlihat maupun tidak, saya terus tersenyum, mungkin ini jadi jurus jitu
untuk yang lain agar bisa lolos dari semua tes hehe”
Lucunya,
waktu masih SMA dulu aku memang sempat ingin jadi FA karena tinggi
badan aku yang sesuai, ehh malah jadi bahan lelucon teman-teman, mereka
bilang “Fit mau jadi pramugari apa ? Pramugari pesawat telepon ??”
Hahahaha Dan alhamdulillah, sangat ga di sangka aku tergolong beruntung
di saat wanita cantik lainnya mencoba untuk kesekian kali melamar
menjadi pramugari. Aku justru cukup sekali dan langsung diterima.
Padahal ada yang harus ke maskapai lain dulu sebagai batu loncatan.
2. Apa sih kendala yang kamu temui saat proses seleksi berlangsung?
Dari
saat pertama kali aku datang untuk melamar rasanya sudah ‘down’ duluan
karena semua peserta sangat cantik dan rapi. Aku sendiri datang dengan
penampilan sederhana ala kadarnya. Kemudian pada saat tes terakhir aku
dapat clue/bocoran kalau penampilan harus rapi, rambut yang panjang
sebaiknya di buat rapi seperti di konde gitu. Sementara saat itu,
kondisi rambut aku panjang yang sulit untuk di cepol (konde). Akhirnya
dengan sangat terpaksa aku relakan rambut panjangku itu untuk dipotong
pendek. Aku mengambil risiko besar dengan memotong rambut aku ini karena
belum tentu di terima huhu. “Menurutku, potong rambut itu salah satu pilihan berat saat memutuskan untuk menjadi pramugari”.
3. Kemudian saat kamu sudah diterima apa yang kamu kerjakan pertama kali?
Jadi
sebelum terjun ke lapangan, saya mengikuti ground school/training
selama 4 bulan di gedung pelatihan. Disinilah suka dukanya. Dua minggu
pertama kami pelatihan di daerah Jatiluhur (Jawa Barat), kami tidur di
tenda dengan perlengkapan seadanya. Di ajarkan untuk survive (bertahan)
di alam terbuka, berjalan jauh menyusuri bukit sampai berenang di danau.
Kemudian setiap malamnya, kami di beri perbekalan oleh motivator agar
jalan pikiran kami terbuka dan berubah menjadi orang yang lebih baik.
Pada intinya selama training ini bertujuan membentuk karakter dan
mental agar lebih kuat serta jauh lebih disiplin dari sebelumnya. Kami
diajarkan mulai dari bagaimana harus bersikap, table manner, how to
communicate, menangani masalah yang pasti muncul kapan saja, sampai
ke cara berpakaian dan bagaimana sebaiknya penampilan kami.
4. Tujuannya apa sih pelatihan seperti itu untuk pramugari?
Mungkin
banyak orang yang beranggapan pramugari itu hanya bekerja melayani
makan dan minum, ternyata anggapan itu salah banget karena FA mempunyai
tanggung jawab sangat besar. Kami mengutamakan, memastikan keselamatan
dan keamanan para penumpang. Contohnya, apabila terjadi emergency yang
mengharuskan pesawat melakukan pendaratan darurat di darat maupun di
laut, kami sebagai FA harus siap dengan keadaan apapun. “Jika terjadi evakuasi, kami harus mampu mengeluarkan semua penumpang dalam waktu 90 detik”.
Ratusan penumpang dalam 90 detik ! Menjadi pramugari itu tidak semudah
atau sesimpel yang dibayangkan selama ini. Kami rutin setiap tahun harus
kembali ke gedung pelatihan untuk mengulang dan belajar semua prosedur,
safety dan security.
Kasus lainnya, jika ada penumpang
yang berbuat ulah, misal mabuk maka kami lah sebagai awak kabin yang
harus segera mengambil tindakan menahan penumpang tsb. Kami pun diajari
pertolongan pertama seperti nafas buatan dan resusitasi bahkan membantu
proses persalinan darurat.
5. Ada riset 90 detik mengeluarkan penumpang?
Ada,
untuk riset 90 detik ini sudah di simulasikan dengan simulasi
pendaratan darurat yang berhasil mengevakuasi seluruh penumpang dalam
waktu 90 detik. Tidak lebih dari itu karena jika proses evakuasi terlalu
lama di takutkan terjadi kondisi yang memburuk dan tidak diinginkan.
SENIORITAS KARIER
6. Di pramugari ada “sistem” senioritas?
Tentu
nya ada, karena memang peringkat nya pun seperti itu. Ada senior dan
junior. Lama bekerja dan banyak nya jam terbang dari para senior membuat
mereka lebih berpengalaman dan profesional di banding kami yang masih
baru. Jadi kami harus banyak belajar dari pengalaman mereka. Saya
sendiri terus terang cukup kaget, menemui lingkungan baru yang
sangat berbeda. Maka saya pun harus pintar menyesuaikan diri atau
beradaptasi. Karena kami semua sama, jika sudah memakai uniform, tidak
ada yang membedakan siapa junior atau pun senior, maka kami harus siap
dan profesional sebagai Flight Attendant.
7. Aturan senioritas?
Kami
mempunyai budaya sendiri. Tapi pada intinya, di lingkungan mana pun
pastinya harus saling menghormati. Jadi kunci nya ya itu, punya rasa
untuk saling membantu karena kami bekerja sama bukan sama sama kerja.
8. Saat terbang, selalu sama teman awak kabin yang sama?
Tidak. Setiap
flight, crew nya berbeda. Jadi aku selalu bertemu dengan orang-orang
baru yang mempunyai macam karakter serta budaya. Aku banyak belajar dari
perbedaan yang sangat baik untuk penerapan diri.
9. Setelah jadi pramugari, jam terbang sudah lumayan, masa depan dan jenjang kariernya bagaimana?
Dari
menjadi Flight Attendant di maskapai nasional ini sudah sangat
menyenangkan. Aku rasa juga karier menjadi pramugari ini bagus. Untuk
tingkatan dalam karier, top rank kami adalah menjadi Flight Service
Manager (FSM) atau menjadi Chief Flight Attendant
10. Kalau sudah jadi FSM, bagaimana tugasnya? Tetap terbang?
Iya,
FSM adalah cabin one yang menjadi supervisor dalam setiap penerbangan.
Sedangkan Chief FA adalah operasional yang menentukan dan menjadi
jembatan kami ke perusahaan, mereka bekerja di ruang khusus Chief namun
tetap bisa di schedule untuk menjalankan flight agar bisa melihat dan
tetap memantau di lapangan.
11. Impian setelah lepas dari pramugari?
Aku
merasa sangat bersyukur memiliki profesi yang menjadi salah satu dari
cita-cita orang. Buat aku ini lebih dari cukup, karena menjadi Pramugari
pun menjadi keinginan bahkan angan-angan. Tapi kalau di tanya impian
setelah menjadi Pramugari, aku ingin tetap mendapat penghasilan sendiri.
Bisa dari buka usaha seperti restaurant atau butik, jadi prospek nya
adalah menjadi wanita karier yang sukses aamin..
“Di US Airlines, peraturannya kalau belum 30 tahun, belum boleh menikah”.
Tapi di maskapai Indonesia, yang aku tahu memang tidak boleh menikah
selama menjadi pegawai kontrak saja, jika sudah pengangkatan menjadi
pegawai tetap, maka FA di bisa menikah dan berkeluarga. Namun, ada
kebijakan tersendiri di setiap maskapai.
12. Tahapan kontrak ke tetap?
Di
maskapai saya mempunyai kebijakan, pegawai di kontrak selama 2 tahun,
setelah kontrak pertama habis, di perpanjang satu tahun, lalu jika
kontrak kedua habis, di perpanjang lagi selama 2 tahun. Kemudian di
angkat menjadi pegawai tetap, jadi total 5 tahun menjadi pegawai kontrak
ke tetap. Namun, perpanjangan dan pengangkatan pegawai ini di tentukan
oleh kinerja masing-masing. Bahkan, apabila kinerja di nilai perusahaan
sangat bagus, dalam dua atau tiga tahun pun bisa langsung di angkat
menjadi pegawai tetap.
13. Jadi pramugari itu idealnya bisa sampai umur berapa?
Seingat
aku pada saat aku ikut seleksi, sudah pasti minimal usia 18 tahun, dan
maksimal 24 tahun. Tapi untuk maksimal nya usia bisa berubah tergantung
dari persayaratan perusahaan.
14. Sampai usia berapa batas menjadi pramugari?
Ada
perubahan kontrak baru di maskapai aku. Yaitu masa batas kerja di usia
36 tahun. Berbeda dengan yang dulu, batas usianya adalah 56 tahun.
15. Ada persyaratan tertentu selama menjadi pramugari?
Iya, kami sebaga Flight Attendant di haruskan untuk menjaga penampilan dan juga kesehatan. “Menjaga penampilan agar tetap menarik dan badan proporsional semenjak menjadi Pramugari justru lebih sulit”. Karena
kami yang memiliki kesempatan untuk travelling mengunjungi tempat dan
daerah baru, maka pasti nya kami pun ber’wisata kuliner’. Alhasil berat
badan bisa naik drastis, namun karena tuntutan profesi, maka kami pun
harus menyesuaikan untuk tetap menjaga badan serta penampilan, agar
tetap terlihat menarik.
16. Ada saran makan?
Iya,
pada saat training kami di ajari ‘food combining’ untuk menjaga pola
makan dan diet sehat. Selain itu kami juga di beri voucher salon agar
bisa memanjakan diri dari rutinitas jadwal terbang yang padat.
BINTANG DAN KORBAN MEDIA SOSIAL
17. Ada pengalaman unik saat terbang?
Banyak
banget, Salah satu nya aku pernah menahan tangis pada saat duty, jadi
saat boarding seperti biasa aku greeting, tersenyum ucapkan selamat pagi
atau siang ke setiap penumpang. Tapi karena air mata sudah di pelupuk,
akhirnya jatuh menetes juga, malu nya di lihat oleh salah satu penumpang
yang justru bersimpati sama aku.
Dan beberapa kali aku
terharu banget, setiap kali melihat orangtua yang sudah lansia, pasti
teringat sama almarhum kakek dan nenek aku. Pernah juga ada pengalaman,
seorang nenek yang jalan dan gerak pun kesulitan, aku bantu beliau buang
air besar lalu gantikan popok.. Aku bantu dengan tulus karena aku
anggap nenek itu adalah nenek aku sendiri.
18. Tentu sangat melelahkan menjadi pramugari ya, bisa dijelaskan seperti apa?
Kami tidak mengenal waktu, perbedaan waktu yang membuat siang menjadi malam dan sebaliknya. “Di saat orang-orang tidur, kami begadang karena terbang malam”.Atau di jam dua pagi buta kami sudah siap di jemput untuk flight pagi.
Anehnya,
kami terbiasa dengan pola tidur yang tidak jelas hehe bahkan biasanya,
setelah begadang terbang belasan jam, begitu sampai hotel bukannya
istirahat tapi kami malah jalan-jalan dan beli oleh-oleh hehe
19.
Kalau kerja di atas (terbang) terus, kamu juga kan harus tahu di dunia
luar, harus update. Itu cara mengantisipasi ketinggalan informasi dalam
negeri gimana?
Iya, aku sendiri updatenya kalau sudah di
darat. Bisa lewat dari media sosial, liat berita singkat dari Timeline
Twitter, atau aplikasi berita lainnya.
20. Kamu kebanyakan ke rute mana saja?
Sekarang ini aku hampir setiap flight ke rute internasional. Tapi tidak menutup kemungkinan dapat domestic flight juga.
21. Kemudian kalau misalnya, penerbangan internasional itu, ada waktu terbang berapa hari dan free time-nya gimana?
Emmmh
bisa satu sampai tiga hari. Untuk hari libur di hitung dari lama nya
kami sudah duty. Dan sudah di atur oleh bagian scheduling. Intinya, kami
punya total 8 hari libur dalam satu bulan.
22. Terus katanya pernah diteror gara-gara tenar di media maya, gimana ceritanya?
Iya
berawal dari kesalahan yang ga di sengaja. Saya juga kaget banget saat
buka account Facebook saya yang makin bertambah subscribernya. Mulai
dari situ lah, muncul banyak account palsu yang dapat di salah gunakan.
Dan ternyata benar, ada beberapa orang asing yang tiba-tiba marah ke
saya bilang saya penipu, tapi orang-orang itu benar di tipu dengan
online shop yang menjual HP dan gadget lainnya menggunakan nama dan
foto-foto palsu saya. Akun facebook yang asliku hanya di alamat ini
23. Kamu tahu kalo sempat diomongin di media maya?
Iya
aku tahu, dan itu mengganggu banget. Banyak orang yang punya macam
pemikiran dan tanggapan berbeda. Sesama rekan kerja pun bisa negative
thinking, ada yang berani bertanya langsung atau justru membicarakannya
di belakang. Sampai aku ada di YouTube juga. Itu memalukan banget. Di
tambah lagi dengan kasus penipuan yang jelas bukan aku pelakunya.
Ada
pun timeline dari account palsu yang bisa merusak nama baik orang atau
pun aku sendiri.. Aku merasa sangat di rugikan. Melihat kloningan palsu
aku yang lebih dari 30 account, terus terang aku putus asa karena sudah
usaha dari mereport dan memblokir tapi masih aja bermunculan account2
palsu lainnya huhuhu
24. Kamu punya akun Facebook dari kapan?
Semenjak
SMA. Seru juga main Facebook karena banyak teman bisa di hubungi lewat
media sosial ini. Namun setelah ada masalah karena FB aku ini, jadi
sudah jarang banget aku update di FB
25. Menurut kamu mengapa sih banyak yang subscribe gitu?
Mungkin
karena banyak orang yang di luar sana penasaran dengan kehidupan
Pramugari, atau ingin tahu siapa dan apa sih Pramugari itu ?? Saat
mereka melihat ada update foto tentang pramugari atau foto-foto saat aku
pergi ke daerah atau negara lain, mereka pun langsung subscribe FB aku.
26.
Oke, terima kasih Arfita atas kesediaan waktunya berbagi pengalaman
kepada Boneka Jepang dan sukses selalu untuk kariernya sebagai pramugari
Yup, terima kasih sama-sama.
Demikian
pengalaman seorang Arfita Dwi Putri mulai dari proses menjadi pramugari
hingga kini ia tengah menikmati pekerjaannya. Arfita telah berbagi
hal-hal yang mungkin selama ini tidak banyak diketahui oleh banyak
orang. Pramugari merupakan profesi yang tidak hanya bermodalkan bentuk
tubuh dan paras cantik saja. Ada tanggung jawab, Ada pembelajaran, Ada
keikhlasan dalam melayani dan tulus dalam memberikan bantuan, dan yang
paling penting adalah bersyukur dengan apa yang diraihnya sampai saat
ini. (jow/rei)
“Love what you do and do what you love”
Saat ini transportasi udara sudah menjadi pilihan favorit bagi mereka
yang ingin pergi dari satu tempat ke tempat lainnya. Selain lebih cepat
mengantarkan penumpangnya, transportasi udara juga menawarkan berbagai
layanan menarik mulai dari saat calon penumpang tiba bandara, hingga
layanan saat penumpang di udara. Berbicara mengenai layanan transportasi
udara, tentu tidak bisa dipisahkan oleh tugas yang satu ini. Dialah
yang setia melayani ketika penumpang masuk ke kabin hingga meninggalkan
kabin pesawat. Dialah yang juga bertanggung jawab atas keselamatan para
penumpang. Dia juga adalah orang paling pertama dan terakhir di
pesawat. Kita sering mengenalnya dengan sebutan Pramugari atau Flight Attendant.
Memiliki
tubuh yang langsing ditambah paras yang cantik begitu para penumpang
mengenal profesi yang satu ini. Saat penumpang tiba dipesawat,
ia langsung menyambut dengan senyuman dan sapaan hangat. Kemudian
memandu penumpang untuk menuju kursi dan memastikan barang bawaannya
sudah diletakan pada tempatnya. Sebelum pesawat take off, ia tak lupa mengingatkan para penumpang untuk memasang sabuk pengaman dan memberikan panduan singkat keselamatan di udara.
Itulah
pula sebagian dari keseharian yang juga dijalani oleh Arfita Dwi Putri
sebagai pramugari di salah satu maskapai penerbangan di Indonesia. boneka-jepang.blogspot.com berkesempatan berjumpa dengannya dan menanyakan tentang
pengalamannya khusus untuk para pembaca setia JB.
Bagi dara
berusia 22 tahun ini, pramugari adalah profesi kebanggaan. Selain
berkesempatan berkeliling dunia sambil bekerja, profesinya sebagai
pramugari telah membentuk dirinya menjadi wanita yang multi talenta.
Meski demikian, dara manis yang memiliki cita-cita menjadi news anchor
ini mengakui bahwa profesinya saat ini tidaklah semudah yang kita
bayangkan. Berkumpul bersama keluarga merupakan kegiatan yang jarang
sekali ia dapatkan, belum lagi ditambah tantangan di usianya yang masih
muda saat ini, ia harus mandiri dan mampu menjalani profesinya secara
profesional. Tentunya tidak mudah.
Bagaimana Arfita menceritakan perjalanannya sebagai pramugari? Berikut perbincangan khusus dengan boneka-jepang.blogspot.com selengkapnya.
1. Ceritakan Bagaimana kamu bisa menjadi pramugari?
Setelah
lulus SMA di tahun 2010 saya mencoba peruntungan untuk melamar menjadi
pramugari. Nggak pernah kepikiran sebelumnya jadi flight attendant (FA).
Ceritanya bermula dari selebaran iklan di koran dari tetangga, itu pun
sempat ingin dibuang sama orangtua aku. Saat itu, sedang berencana masuk
PTN (perguruan tinggi negeri), kemudian dikasih info adanya lowongan
jadi pramugari. Sempat pesimis dan rasanya tidak mungkin diterima
sebagai pramugari apalagi di maskapai penerbangan nasional. Dengan
persiapan yang sangat kurang karena mendadak, melalui tes 8 tahapan
salah satunya tes Penampilan. Saat itu hampir 1.000 pelamar. Paling
banyak mereka gugur di tahap ini karena tinggi dan berat badan harus
proporsional. “Selama proses recruitment yang lebih dari satu
bulan ini, saya selalu tersenyum semanis-manisnya kepada semua juri,
terlihat maupun tidak, saya terus tersenyum, mungkin ini jadi jurus jitu
untuk yang lain agar bisa lolos dari semua tes hehe”
Lucunya,
waktu masih SMA dulu aku memang sempat ingin jadi FA karena tinggi
badan aku yang sesuai, ehh malah jadi bahan lelucon teman-teman, mereka
bilang “Fit mau jadi pramugari apa ? Pramugari pesawat telepon ??”
Hahahaha Dan alhamdulillah, sangat ga di sangka aku tergolong beruntung
di saat wanita cantik lainnya mencoba untuk kesekian kali melamar
menjadi pramugari. Aku justru cukup sekali dan langsung diterima.
Padahal ada yang harus ke maskapai lain dulu sebagai batu loncatan.
2. Apa sih kendala yang kamu temui saat proses seleksi berlangsung?
Dari
saat pertama kali aku datang untuk melamar rasanya sudah ‘down’ duluan
karena semua peserta sangat cantik dan rapi. Aku sendiri datang dengan
penampilan sederhana ala kadarnya. Kemudian pada saat tes terakhir aku
dapat clue/bocoran kalau penampilan harus rapi, rambut yang panjang
sebaiknya di buat rapi seperti di konde gitu. Sementara saat itu,
kondisi rambut aku panjang yang sulit untuk di cepol (konde). Akhirnya
dengan sangat terpaksa aku relakan rambut panjangku itu untuk dipotong
pendek. Aku mengambil risiko besar dengan memotong rambut aku ini karena
belum tentu di terima huhu. “Menurutku, potong rambut itu salah satu pilihan berat saat memutuskan untuk menjadi pramugari”.
3. Kemudian saat kamu sudah diterima apa yang kamu kerjakan pertama kali?
Jadi
sebelum terjun ke lapangan, saya mengikuti ground school/training
selama 4 bulan di gedung pelatihan. Disinilah suka dukanya. Dua minggu
pertama kami pelatihan di daerah Jatiluhur (Jawa Barat), kami tidur di
tenda dengan perlengkapan seadanya. Di ajarkan untuk survive (bertahan)
di alam terbuka, berjalan jauh menyusuri bukit sampai berenang di danau.
Kemudian setiap malamnya, kami di beri perbekalan oleh motivator agar
jalan pikiran kami terbuka dan berubah menjadi orang yang lebih baik.
Pada intinya selama training ini bertujuan membentuk karakter dan
mental agar lebih kuat serta jauh lebih disiplin dari sebelumnya. Kami
diajarkan mulai dari bagaimana harus bersikap, table manner, how to
communicate, menangani masalah yang pasti muncul kapan saja, sampai
ke cara berpakaian dan bagaimana sebaiknya penampilan kami.
4. Tujuannya apa sih pelatihan seperti itu untuk pramugari?
Mungkin
banyak orang yang beranggapan pramugari itu hanya bekerja melayani
makan dan minum, ternyata anggapan itu salah banget karena FA mempunyai
tanggung jawab sangat besar. Kami mengutamakan, memastikan keselamatan
dan keamanan para penumpang. Contohnya, apabila terjadi emergency yang
mengharuskan pesawat melakukan pendaratan darurat di darat maupun di
laut, kami sebagai FA harus siap dengan keadaan apapun. “Jika terjadi evakuasi, kami harus mampu mengeluarkan semua penumpang dalam waktu 90 detik”.
Ratusan penumpang dalam 90 detik ! Menjadi pramugari itu tidak semudah
atau sesimpel yang dibayangkan selama ini. Kami rutin setiap tahun harus
kembali ke gedung pelatihan untuk mengulang dan belajar semua prosedur,
safety dan security.
Kasus lainnya, jika ada penumpang
yang berbuat ulah, misal mabuk maka kami lah sebagai awak kabin yang
harus segera mengambil tindakan menahan penumpang tsb. Kami pun diajari
pertolongan pertama seperti nafas buatan dan resusitasi bahkan membantu
proses persalinan darurat.
5. Ada riset 90 detik mengeluarkan penumpang?
Ada,
untuk riset 90 detik ini sudah di simulasikan dengan simulasi
pendaratan darurat yang berhasil mengevakuasi seluruh penumpang dalam
waktu 90 detik. Tidak lebih dari itu karena jika proses evakuasi terlalu
lama di takutkan terjadi kondisi yang memburuk dan tidak diinginkan.
SENIORITAS KARIER
6. Di pramugari ada “sistem” senioritas?
Tentu
nya ada, karena memang peringkat nya pun seperti itu. Ada senior dan
junior. Lama bekerja dan banyak nya jam terbang dari para senior membuat
mereka lebih berpengalaman dan profesional di banding kami yang masih
baru. Jadi kami harus banyak belajar dari pengalaman mereka. Saya
sendiri terus terang cukup kaget, menemui lingkungan baru yang
sangat berbeda. Maka saya pun harus pintar menyesuaikan diri atau
beradaptasi. Karena kami semua sama, jika sudah memakai uniform, tidak
ada yang membedakan siapa junior atau pun senior, maka kami harus siap
dan profesional sebagai Flight Attendant.
7. Aturan senioritas?
Kami
mempunyai budaya sendiri. Tapi pada intinya, di lingkungan mana pun
pastinya harus saling menghormati. Jadi kunci nya ya itu, punya rasa
untuk saling membantu karena kami bekerja sama bukan sama sama kerja.
8. Saat terbang, selalu sama teman awak kabin yang sama?
Tidak. Setiap
flight, crew nya berbeda. Jadi aku selalu bertemu dengan orang-orang
baru yang mempunyai macam karakter serta budaya. Aku banyak belajar dari
perbedaan yang sangat baik untuk penerapan diri.
9. Setelah jadi pramugari, jam terbang sudah lumayan, masa depan dan jenjang kariernya bagaimana?
Dari
menjadi Flight Attendant di maskapai nasional ini sudah sangat
menyenangkan. Aku rasa juga karier menjadi pramugari ini bagus. Untuk
tingkatan dalam karier, top rank kami adalah menjadi Flight Service
Manager (FSM) atau menjadi Chief Flight Attendant
10. Kalau sudah jadi FSM, bagaimana tugasnya? Tetap terbang?
Iya,
FSM adalah cabin one yang menjadi supervisor dalam setiap penerbangan.
Sedangkan Chief FA adalah operasional yang menentukan dan menjadi
jembatan kami ke perusahaan, mereka bekerja di ruang khusus Chief namun
tetap bisa di schedule untuk menjalankan flight agar bisa melihat dan
tetap memantau di lapangan.
11. Impian setelah lepas dari pramugari?
Aku
merasa sangat bersyukur memiliki profesi yang menjadi salah satu dari
cita-cita orang. Buat aku ini lebih dari cukup, karena menjadi Pramugari
pun menjadi keinginan bahkan angan-angan. Tapi kalau di tanya impian
setelah menjadi Pramugari, aku ingin tetap mendapat penghasilan sendiri.
Bisa dari buka usaha seperti restaurant atau butik, jadi prospek nya
adalah menjadi wanita karier yang sukses aamin..
“Di US Airlines, peraturannya kalau belum 30 tahun, belum boleh menikah”.
Tapi di maskapai Indonesia, yang aku tahu memang tidak boleh menikah
selama menjadi pegawai kontrak saja, jika sudah pengangkatan menjadi
pegawai tetap, maka FA di bisa menikah dan berkeluarga. Namun, ada
kebijakan tersendiri di setiap maskapai.
12. Tahapan kontrak ke tetap?
Di
maskapai saya mempunyai kebijakan, pegawai di kontrak selama 2 tahun,
setelah kontrak pertama habis, di perpanjang satu tahun, lalu jika
kontrak kedua habis, di perpanjang lagi selama 2 tahun. Kemudian di
angkat menjadi pegawai tetap, jadi total 5 tahun menjadi pegawai kontrak
ke tetap. Namun, perpanjangan dan pengangkatan pegawai ini di tentukan
oleh kinerja masing-masing. Bahkan, apabila kinerja di nilai perusahaan
sangat bagus, dalam dua atau tiga tahun pun bisa langsung di angkat
menjadi pegawai tetap.
13. Jadi pramugari itu idealnya bisa sampai umur berapa?
Seingat
aku pada saat aku ikut seleksi, sudah pasti minimal usia 18 tahun, dan
maksimal 24 tahun. Tapi untuk maksimal nya usia bisa berubah tergantung
dari persayaratan perusahaan.
14. Sampai usia berapa batas menjadi pramugari?
Ada
perubahan kontrak baru di maskapai aku. Yaitu masa batas kerja di usia
36 tahun. Berbeda dengan yang dulu, batas usianya adalah 56 tahun.
15. Ada persyaratan tertentu selama menjadi pramugari?
Iya, kami sebaga Flight Attendant di haruskan untuk menjaga penampilan dan juga kesehatan. “Menjaga penampilan agar tetap menarik dan badan proporsional semenjak menjadi Pramugari justru lebih sulit”. Karena
kami yang memiliki kesempatan untuk travelling mengunjungi tempat dan
daerah baru, maka pasti nya kami pun ber’wisata kuliner’. Alhasil berat
badan bisa naik drastis, namun karena tuntutan profesi, maka kami pun
harus menyesuaikan untuk tetap menjaga badan serta penampilan, agar
tetap terlihat menarik.
16. Ada saran makan?
Iya,
pada saat training kami di ajari ‘food combining’ untuk menjaga pola
makan dan diet sehat. Selain itu kami juga di beri voucher salon agar
bisa memanjakan diri dari rutinitas jadwal terbang yang padat.
BINTANG DAN KORBAN MEDIA SOSIAL
17. Ada pengalaman unik saat terbang?
Banyak
banget, Salah satu nya aku pernah menahan tangis pada saat duty, jadi
saat boarding seperti biasa aku greeting, tersenyum ucapkan selamat pagi
atau siang ke setiap penumpang. Tapi karena air mata sudah di pelupuk,
akhirnya jatuh menetes juga, malu nya di lihat oleh salah satu penumpang
yang justru bersimpati sama aku.
Dan beberapa kali aku
terharu banget, setiap kali melihat orangtua yang sudah lansia, pasti
teringat sama almarhum kakek dan nenek aku. Pernah juga ada pengalaman,
seorang nenek yang jalan dan gerak pun kesulitan, aku bantu beliau buang
air besar lalu gantikan popok.. Aku bantu dengan tulus karena aku
anggap nenek itu adalah nenek aku sendiri.
18. Tentu sangat melelahkan menjadi pramugari ya, bisa dijelaskan seperti apa?
Kami tidak mengenal waktu, perbedaan waktu yang membuat siang menjadi malam dan sebaliknya. “Di saat orang-orang tidur, kami begadang karena terbang malam”.Atau di jam dua pagi buta kami sudah siap di jemput untuk flight pagi.
Anehnya,
kami terbiasa dengan pola tidur yang tidak jelas hehe bahkan biasanya,
setelah begadang terbang belasan jam, begitu sampai hotel bukannya
istirahat tapi kami malah jalan-jalan dan beli oleh-oleh hehe
19.
Kalau kerja di atas (terbang) terus, kamu juga kan harus tahu di dunia
luar, harus update. Itu cara mengantisipasi ketinggalan informasi dalam
negeri gimana?
Iya, aku sendiri updatenya kalau sudah di
darat. Bisa lewat dari media sosial, liat berita singkat dari Timeline
Twitter, atau aplikasi berita lainnya.
20. Kamu kebanyakan ke rute mana saja?
Sekarang ini aku hampir setiap flight ke rute internasional. Tapi tidak menutup kemungkinan dapat domestic flight juga.
21. Kemudian kalau misalnya, penerbangan internasional itu, ada waktu terbang berapa hari dan free time-nya gimana?
Emmmh
bisa satu sampai tiga hari. Untuk hari libur di hitung dari lama nya
kami sudah duty. Dan sudah di atur oleh bagian scheduling. Intinya, kami
punya total 8 hari libur dalam satu bulan.
22. Terus katanya pernah diteror gara-gara tenar di media maya, gimana ceritanya?
Iya
berawal dari kesalahan yang ga di sengaja. Saya juga kaget banget saat
buka account Facebook saya yang makin bertambah subscribernya. Mulai
dari situ lah, muncul banyak account palsu yang dapat di salah gunakan.
Dan ternyata benar, ada beberapa orang asing yang tiba-tiba marah ke
saya bilang saya penipu, tapi orang-orang itu benar di tipu dengan
online shop yang menjual HP dan gadget lainnya menggunakan nama dan
foto-foto palsu saya. Akun facebook yang asliku hanya di alamat ini
23. Kamu tahu kalo sempat diomongin di media maya?
Iya
aku tahu, dan itu mengganggu banget. Banyak orang yang punya macam
pemikiran dan tanggapan berbeda. Sesama rekan kerja pun bisa negative
thinking, ada yang berani bertanya langsung atau justru membicarakannya
di belakang. Sampai aku ada di YouTube juga. Itu memalukan banget. Di
tambah lagi dengan kasus penipuan yang jelas bukan aku pelakunya.
Ada
pun timeline dari account palsu yang bisa merusak nama baik orang atau
pun aku sendiri.. Aku merasa sangat di rugikan. Melihat kloningan palsu
aku yang lebih dari 30 account, terus terang aku putus asa karena sudah
usaha dari mereport dan memblokir tapi masih aja bermunculan account2
palsu lainnya huhuhu
24. Kamu punya akun Facebook dari kapan?
Semenjak
SMA. Seru juga main Facebook karena banyak teman bisa di hubungi lewat
media sosial ini. Namun setelah ada masalah karena FB aku ini, jadi
sudah jarang banget aku update di FB
25. Menurut kamu mengapa sih banyak yang subscribe gitu?
Mungkin
karena banyak orang yang di luar sana penasaran dengan kehidupan
Pramugari, atau ingin tahu siapa dan apa sih Pramugari itu ?? Saat
mereka melihat ada update foto tentang pramugari atau foto-foto saat aku
pergi ke daerah atau negara lain, mereka pun langsung subscribe FB aku.
26.
Oke, terima kasih Arfita atas kesediaan waktunya berbagi pengalaman
kepada Boneka Jepang dan sukses selalu untuk kariernya sebagai pramugari
Yup, terima kasih sama-sama.
Demikian
pengalaman seorang Arfita Dwi Putri mulai dari proses menjadi pramugari
hingga kini ia tengah menikmati pekerjaannya. Arfita telah berbagi
hal-hal yang mungkin selama ini tidak banyak diketahui oleh banyak
orang. Pramugari merupakan profesi yang tidak hanya bermodalkan bentuk
tubuh dan paras cantik saja. Ada tanggung jawab, Ada pembelajaran, Ada
keikhlasan dalam melayani dan tulus dalam memberikan bantuan, dan yang
paling penting adalah bersyukur dengan apa yang diraihnya sampai saat
ini. (jow/rei)
“Love what you do and do what you love”
Honda Kediri
8/19/2014
Pskediri.comDesa Gayam RT. 5 / RW. 5, Jalan Begendang Gg. 3 No. 31, Kecamatan Mojoroto, Jawa Timur 64113, Indonesia